Mesat Ngapung Luhur Jauh di Awang-awang Meberkeun jangjangna Ngarah Jadi Penerbang

Wilujeung Sumping

Hatur nuhun pisan parantos sumping ka ieu blog.....
mangga/silahkan tulis komentar or pesan. Blog ini artikelnya buat kalangan sendiri si tapi kalo tertarik buat dibaca apalagi di komentari ya monggo..........

Kang Iwan

Foto saya
Indonesia
Kerja, Ibadah, Senyum, Senang deh

Investasi Modal Ringan ?

Panduan Berbisnis Online

Cari Situs Yang Lain

Selasa, 09 September 2008

Beruntung Menjadi Orang Sibuk



“PERCAYAKAN PEKERJAANMU PADA ORANG YANG SIBUK”

Kalimat diatas merupakan suatu ungkapan yang diucapkan oleh orang bijak, lalu apa yang kemudian akan terlintas dalam benakAnda ketika mendapati pernyataan seperti diatas?
Barangkali kita akan berfikir untuk apa kita menyerahkan tugas dan pekerjaan kita terhadap orang-orang yang sibuk, sedangkan mereka sendiri terlihat sibuk bekerja menyelesaikan tugasnya sendiri maka apakah mungkin mereka mampu menyelesaikan pekerjaan yang kita percayakan pada mereka?
Secara logika hal tersebut ada benarnya, namun kemudian kalau kita menelaah lebih lanjut maka kita akan mengerti mengapa seorang yang bijak mengatakan hal yang demikian.
Hal tersebut tak lain karena apabila kita mempercayakan suatu pekerjaan kepada orang-orang yang sibuk tentunya kita mengetahui bahwa orang yang sibuk telah terbiasa untuk mengerjakan segala pekerjaan sebaik dan secepat yang mereka bias, tidak ada kata untuk menunda pekerjaan karena bagi mereka bekerja merupakan suatu kebutuhan dan menempati janji adalah suatu kewajiban sehingga apapun yang dibebankan kepadanya akan selalu dia kerjakan sebaik mungkin.

Orang yang mau menuai sukses adalah orang yang mau untuk berubah dan perubahan tersebut perubahannya tersebut hanya akan didapati melalui usahanya sendiri, salah satu bentuk usaha tersebut adalah dengan senantiasa mengerjakan segala tugas yang dibebankan ke pundaknya dan mencari kesibukan yang bersifar positif bukannya mencari kelemahan orang lain dan sibuk menjelek-jelekkan orang lain untuk kepuasannya.
Lalu bagaimana jika kita mempercayakan dan menyerahkan pekerjaan kita kepada orang yang tidak sibuk atau memiliki banyak keluangan waktu?
Jika itu terjadi maka kita hanya beharap-harap untuk mengalami kegagalan dan kekecewaan atas apa yang kita percayakan kepada orang tadi, Mengapa? Karena jika orang-orang yang tidak menyenangi kesibukan tentu dalam hidupnya lebih banyak terisi dengan pola hidup santai, sehingga jika dia memiliki beban pekerjaan maka selalu saja ada cara yang digunakan untuk menunda pekerjaan tersebut dengan dalih masih ada hari esok.
Orang dengan pola hidup santai pada umumnya tidak mempunyai keinginan untuk maju, mereka lebih banyak menggantungkan hidupnya pada nasib dan suratan takdir, sehingga mereka lebih sedikit usahanya dari pada bersantai-santai.
Lalu apa jadinya jika para personel di satuan TNI-AU ini termasuk dalam kelompok orang yang santai? Maka kemudian satuan TNI-AU ini tidak akan mengalami kemajuan dalam segala hal, namun kehancuranlah yang akan terjadi.
Lain halnya jika satuan ini berisi orang-orang yang sibuk ataupun orang yang mencari kesibukan degan sejumlah ide kreatif dan positif demi kemajuan satuan dan pengembangan diri mereka sendiri.
Kemajuan sutau satuan memang tergantung pada sumber daya manusia yang dimilinya, sehingga akan menderitalah suatu satuan yang didalamnya berisi orang-orang yang santai ataupun orang-orang yang sibuk tetapi sibuk karena mencari keuntungan pribadi dan mencari kelemahan orang lain.
Sementara satuan yang akan maju adalah satuan yang didalamnya terisi orang-orang sibuk dan kreatif yang senantiasa berupaya memanfaatkan setiap detik dari waktu yang dijalaninya untuk mengubah apapun dengan nilai yang positif, yang sibuk pula mencari kesalahan dirinya kemudian berusaha untuk memperbaikinya.
Namun sayang hingga saat ini belum ada satupun alat yang dapat digunakan untuk menjamin bahwa individu yang akan direkrut suatu satuan adalah benar-benar individu yang sesuai dengan apa yang dibutuhkan oleh satuan tersebut.
Maka kemudian untuk meningkatkan semangat kerja dari individu tersebut menjadi tugas bagi manajemen suatu satuan seperti juga halnya Skadron Udara 7 untuk meningkatkan Self Esteem dan kemampuan individu dengan memberikan kesempatan yang sama untuk maju. Tapi hingga saat ini di jajaran TNI AU belum ada tingkat penghargaan antara yang sibuk dan yang santai, antara yang rajin dan yang malas, malah terkadang terasa lebih bisa menikmati hidup menjadi orang yang tidak sibuk.
Jadi memang benar setelah menelaah sebuah ungkapan dari orang bijak tadi, bahwa orang yang sibuk lebih layak untuk diberi tanggung jawab dibandingkan mereka yang terlihat santai, karena pada orang sibuklah pekerjaan yang kita berikan lebih mungkin untuk diselesaikan dengan baik dan tepat waktu.

Related Posts by Categories

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar