Mesat Ngapung Luhur Jauh di Awang-awang Meberkeun jangjangna Ngarah Jadi Penerbang

Wilujeung Sumping

Hatur nuhun pisan parantos sumping ka ieu blog.....
mangga/silahkan tulis komentar or pesan. Blog ini artikelnya buat kalangan sendiri si tapi kalo tertarik buat dibaca apalagi di komentari ya monggo..........

Kang Iwan

Foto saya
Indonesia
Kerja, Ibadah, Senyum, Senang deh

Investasi Modal Ringan ?

Panduan Berbisnis Online

Cari Situs Yang Lain

Selasa, 25 November 2008

Angle of bank to make a standard rate turn

Beberapa rumus
Angle of bank to make a standard rate turn
(true airspeed/10) + 5
Contoh:
True airspeed= 120 knots
Maka (120/10) + 5
12 + 5 = 17° akan memberi standard rate turn, 3°per detik
Dapat dilihat bahwa semakin cepat airspeed pesawat, maka semakin besar angle of bank yang dibutuhkan untuk mencapai standard rate turn. Rumus ini sangat berguna saat anda mendapat AHRS failure di pesawat glass cockpit seperti G1000, dimana anda akan kehilangan turn coordinator.


Vertical Speed Untuk Descend di 3° Glide Slope
Nah, pasti semua dari kita yang pernah melihat approach plate Jeppesen, pernah melihat table descent ratenya, di sana kita mendapat informasi tentang berapa descent rate yang “pas” untuk glide slope dan masing-masing airspeed . Nah, bagi anda yang tidak menggunakan Jeppesen, mungkin tidak memiliki kemewahan tersebut tersedia, maka rumus sederhana ini akan sangat membantu.
Rumusnya sangat sederhana :
Groundspeed x 5 = VSI rate untuk 3° glide slope
Saatnya level-off
Untuk mendapatkan transisi dari climb maupun descent yang mulus, biasakan untuk memulai proses level-off 10% VSI rate dari sebelum altitude yang diinginkan
Contoh:
Climb rate = 1,500 FPM
Altitude yang diinginkan 5,000 kaki
Maka proses level off bias dimulai 150 kaki sebelum 5,000 kaki (150 = 10% 1,500)
Berapa jauhkah VOR itu?
Bagi anda yang menerbangkan pesawat tanpa GPS atau bahkan DME, ada cara untuk menentukan jarak dan waktu dari VOR dengan menggunakan rumus ini.
Pertama, anda harus tahu dimana posisi anda relatif dengan VOR. Lalu terbang ke heading 90° dari radial tersebut, dan mulailah stopwatch anda.
Sekarang waktu sudah berjalan, putar OBS anda radial 10° yang ada dihadapan anda. Begitu anda men-center CDInya, catat waktu tersebut.
Waktu ke VOR (menit) = waktu untuk 10° (menit) x 60
10
Jarak untuk ke VOR = waktu yang sudah anda temukan x groundspeed (NM/menit)
Contoh:
Kondisi: - Groundspeed = 150 knots
Wind = calm
1) Anda berada di poin A, radial 090° dari VOR
2) Alihkan heading pesawat ke 360° (90° dari radial anda)
3) Lalu putar OBS anda ke 10° radial di hadapan anda, yang di contoh ini adalah 080°, dan mulailah menghitung waktu anda
4) Mencapai poin B (radial 080°), catat waktu anda dalam menit.
5) Waktu anda = 1 menit 20 detik = 1.3 menit
6) Menggunakan rumus ini kita peroleh:
Waktu ke VOR (menit) = 1.36 x 60
10
80/10 = 8
7) Karena groundspeed 150 knots, maka groundspeed kita adalah 150/60 NM/menit
8) 150/60 x 8 = 20 NM
Jika anda melihat kembali rumus di atas:
Waktu ke VOR (menit) = waktu untuk 10° (menit) x 60
10
Anda mungkin bertanya, kalau waktu dalam menit dikali 60, kenapa tidak mencatat waktu dalam detik saja? Satu hal yang perlu diingat, angka 60 tersebut bukanlah koefisien untuk menit, angka tersebut berasal dari 1 in 60 rule, yang di luar jangkauan artikel saat ini.
Mungkin juga anda akan bertanya, kenapa dibagi 10? Jawabnya mudah saja, karena anda menggunakan 10° radial dari radial mula-mula, maka anda perlu membaginya dengan 10, apabila anda menggunakan 5°, maka anda akan membagi dengan 5.





Related Posts by Categories

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar