Mesat Ngapung Luhur Jauh di Awang-awang Meberkeun jangjangna Ngarah Jadi Penerbang

Wilujeung Sumping

Hatur nuhun pisan parantos sumping ka ieu blog.....
mangga/silahkan tulis komentar or pesan. Blog ini artikelnya buat kalangan sendiri si tapi kalo tertarik buat dibaca apalagi di komentari ya monggo..........

Kang Iwan

Foto saya
Indonesia
Kerja, Ibadah, Senyum, Senang deh

Investasi Modal Ringan ?

Panduan Berbisnis Online

Cari Situs Yang Lain

Tampilkan postingan dengan label penerbangan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label penerbangan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 15 Januari 2010

Simulasi SRC-PB


Hari kamis kemarin Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meninjau kesiapan Satuan Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (SRC-PB) yang digelar di Pangkalan TNI AU Halim Perdana Kusuma. Saya cukup senang dengan dibentuknya tim SRC-PB tersebut, sesuai dengan wejangan yang disampaikan SBY bahwa dengan dibentuknya satuan ini maka jika terjadi bencana alam yang menimpa wilayah Indonesia insya allah korban jiwa akan berkurang, setidaknya pada awal terjadi bencana (jam pertama) satuan ini bisa bergerak secara cepat untuk menolong koraban. Tidak seperti sebelumnya, saat jam pertama kita malah sibuk baru menyiapkan pasukan penolong, logistik, transportasi, obat-obatan daln lain sebagainya.
Simulasi ini diawali dengan bunyi sirine selama 5 detik sebagai tanda telah terjadi bencana alam, dilanjutkan dengan tindakan penyelamatan dengan menggunakan pesawat helikopter TNiAD yang bergerak untuk melaksankan pantauan (foto) daerah yang terkena bencana, evakuasi medik dengan menggunakan helikopter Basarnas, serta droping bantuan logistik dengan menggunakan Helikopter milik POLRI.

Wah semoga saja satuan ini benar-benar menjadi satuan yang bergerak terdepan saat terjadi bencana, karena kita semua tahu bahwa negara kita memang rawan bencana alam. Dan kedepannya satuan ini juga dilengkapi dengan fasilitas yang lebih memadai yang dapat digunakan dalam mendukung pertolongan bencana.
Yang saya tinjau dari ke tiga pesawat helikopter milik TNI AD, BASARNAS, dan POLRI saya selaku penerbang helikopter merasa miris. Mungkin karena saya yang berfikiran terlalu kecil.kenapa harus miris?
Bagaimana tidak Kok Helikopter TNI AU tidak ikut serta sih?yang nota bene katanya helikopter tni au main set-nya adalah untuk SAR dan ada 3 Squadron udara helikoper yang ada di tni au? ingat kejadian gempa di padang tempo dulu?pesawat helikopter yang tidak ada di sana adalah pesawat helikopter
Tni au? napa bisa begitu ya?
Ya tidak apalah apa arti sebuah partisipasi, yang penting semua korban bencana dapat merasakan bantuan.... sama saja toh...hehehee
Selengkapnya...

Kamis, 19 November 2009

Helikopter BASARNAS Jatuh


Accident menimpa ke helikopter Basarnas yang tengah melaksankan latih di laut.Memprihatinkan ya...

Mau liat video nya KLIK DISINI

Selengkapnya...

Selasa, 27 Oktober 2009

Terjun Payung



Tahu ngak? Pada tanggal 30 Desember 1930, orang yang pernah terjun payung di Indonesia adalah anggota Angkatan Udara Belanda yaitu pembantu Letnan A.J Oonine di Pangkalan Udara Kalijati, Operasi lintas udara menerjunkan 13 orang anggota Pasukan Gerak Tjepat pada tanggal pada tanggal 17 Oktober 1947 di Kotawaringin-Kalimantan, Tuti Gantini yakni putri angkat Kolonel Udara R.H Wiriadinata menjadi orang sipil pertama yang melaksanakan terjun payung (ststic)dan Marsdya TNI(purn) Budiardjo menjadi orang pertama yang memanfaatkan parasut saat beliau bertugas di pesawat pembom Glen Martin saat mengalami kerusakan.
Benar-benar ngak ngira ya... kalo angkatan udara mempelopori penerjunan dan kota kalijati dari dulu sudah terkenal, padahal sekarang sih ga begitu terkenal dan mungkin banyak yang tidak tahu bagaimana sejarahnya kalijati.
Udah ah jadi ngelantur...
Ngomong masalah terjun payung neh terjun payung adalah aktivitas yang melibatkan terjun dari sebuah pesawat terbang dengan menggunakan parasut yang dapat dibentangkan. Sejarahnya si

pada tahun 1617an Fausto Veranzio menjadi manusia pertama yang melakukan penerjunan dari menara di Venesia-italia, dan penerjunan dari benda terbang (balon udara) pertama kalinya pada thn 1797 oleh Andre Jacques Garnerin di Paris-Perancis. Dan pada yahn 1919 perkembangan parasut untuk terjun mulai dikembangkan oleh Leslie Irvin.
Pada era sekarang di Indonesia kegiatan terjun payung sudah bukan hal yang begitu aneh, bahkan banyak orang yang hobi kegiatan yang menantang dan beresiko tinggi ini. Wadahnya pun sudah benar-benar terkoordinasi (di bina oleh PB.FASI). Termasuk penerjunan dengan menggunakan Helikopter EC 120 B Colibri. Pesawat ini bisa mengangkut 2 personil untuk melakukan penerjunan Free Fall dengan ketinggian 3500 ft hingga 7000 ft...bahkan peterjun mengungkapkan bahwa dia merasa nyaman untuk melakukan penerjunan dengan pesawat ini. Kegiatan ini pun kerap dilakukan oleh Jhoni Raranta (FASIDA RIAU), Lettu Tek Supriyanto, Sertu Samuji dan beberapa generasi penerus nya.

Selengkapnya...

Senin, 19 Oktober 2009

Beasiswa Menjadi Pilot Batavia 2009

PT. Metro Batavia di dalam websitenya mengumumkan penerimaan beasiswa penerbang yang akan berakhir pada tanggal 31 Oktober 2009. Silahkan baca selengkapnya di www.batavia-air.com
Jika anda akan atau sudah melamar, dapat berdiskusi dengan pelamar lain di group facebook ilmuterbang.com
http://www.facebook.com/topic.php?topic=9432&uid=79016974718
DOWNLOAD PDF(info lengkap)
Selamat berkompetisi dan menjadi yang terbaik.

Persyaratan Umum :
a. Pria/Wanita, status belum menikah.
b. Berusia 17–25 tahun.
c. Minimum lulusan SLTA atau sederajat/Diploma/Sarjana dari segala jurusan.
d. Persyaratan Kualifikasi Dasar:
1. Nilai rata‐rata rapor SLTA (mulai dari kelas 10 sd kelas 12 SLTA) minimal 7.00.
2. Nilai rata‐rata MATEMATIKA (mulai dari kelas 10 sd kelas 12 SLTA) minimal 7.50.
3. Nilai rata‐rata BAHASA INGGRIS (mulai dari kelas 10 sd kelas 12 SLTA) minimal 7.50.
4. Bagi yang kuliah (sedang atau sudah selesai) IPK min. 3.00.
e. Persyaratan Fisik & Mental (Sangat Penting Untuk Diperhatikan):
1. Sehat jasmani dan rohani.
2. Mata yang sehat dan normal (tidak buta warna, tidak berkacamata dan tidak menggunakan lensa kontak).
3. Panjang kaki minimal 100 cm (untuk pria) dan 97 cm (untuk wanita) (dihitung dari pangkal paha sampai dengan telapak kaki).


Persyaratan Administrasi
a. Mengambil formulir beasiswa pilot dengan download di web ini http://www.batavia-air.co.id/pilot2009/FORMULIR%20SINGKAT-Beasiswa%20Pilot%202009.doc.
b. Mengisi secara lengkap formulir tersebut. Formulir harap diisi dengan tulisan tangan dan sejujurnya.
c. Membuat karya tulis maksimal 2 lembar (kertas quarto) bertema: ”Perubahan yang akan aku ciptakan seandainya aku menjadi seorang pilot”. Ditulis dengan tulisan tangan dengan mengambil inspirasi dari beberapa alternatif sumber berikut ini:
1. Film ”Pay It Forward”.
2. Kunjungan observasi ke airport di kota Anda tentang dunia penerbangan.
3. Melakukan wawancara dengan seorang pilot.
4. Menganalisa tulisan (koran, berita internet, dokumen) tentang peristiwa‐peristiwa dalam dunia penerbangan.
d. Melampirkan riwayat hidup lengkap/curriculum vitae (menggunakan tulisan tangan dan dibuat seunik dan sebaik mungkin).
e. Melampirkan fotocopy rapor SLTA kelas 10 sampai dengan rapor terakhir (legalisir).
f. Melampirkan fotocopy transkrip nilai (bagi yang kuliah).
g. Melampirkan fotocopy sertifikat / surat penghargaan prestasi.
h. Melampirkan fotocopy KTP.
i. Melampirkan 2 buah pas foto ukuran 4x6.
j. Melampirkan 1 lembar surat ijin orang tua (asli) yang menyatakan ijin orang tua untuk Anda dalam mengikuti proses seleksi beasiswa pilot ini.
k. Melampirkan fotocopy surat keterangan catatan kepolisian (SKCK) yang masih berlaku.Kirimkan berkas aplikasi lengkap ke : PO BOX 1145 JKT 13011, paling lambat tanggal 31 Oktober 2009 (cap pos).

2. SEKILAS INFO TENTANG PROGRAM BEASISWA PILOT 2009
a. Seluruh pengumuman program dan tahapan seleksi serta hasil seleksi setiap tahap akan ditayangkan via website : www.batavia‐air.com dan www.enlighten‐hdc.com.
b. Bila masih ada hal yang kurang jelas bagi Anda, silakan telepon ke nomor: 021‐71435383 setiap hari kerja (Senin–Jumat) pkl. 08.00–16.00. Di luar waktu tersebut telepon tidak akan dilayani.
c. Seluruh proses seleksi dilaksanakan secara bertahap, terbuka, dan fair.
d. Pelanggaran terhadap prinsip fairness dan segala bentuk kecurangan tidak akan ditolerir.
e. Bagi Anda yang pernah mencoba mengikuti program ini di tahun 2007, 2008 & 2009 (awal tahun), kami mempersilakan Anda untuk terakhir kalinya mencoba mendaftarkan diri kembali KECUALI Anda yang telah failed di tahap aptitude test dan medical check‐up (maksimal upaya mengikuti tes sebanyak 3x). Harap dimaklumi.
f. Keputusan tim seleksi adalah mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.
berita ini diambil dari ilmu www.ilmuterbang.com
Selengkapnya...

Jumat, 16 Oktober 2009

Serah Terima Jabatan Danlanud Pekanbaru

Tepatnya pada hari Jumat, tanggal 16 Oktober 2009, Jabatan Komandan Pangkalan TNI AU Pekanbaru diterimakan dari Kolonel Penerbang Dody Trisunu kepada Kolonel Penerbang Nanang Santoso yang upacara serah terimajabatannya dilaksankan di Apron Lanud Pekanbaru dengan inspektur upacara Pangkoops AU I Marsda TNI Imam Sufaat.
Kolonel Dody Trisunu adalah perwira lulusan AAu 1986, beliau berbaur dengan menjadi pilot pesawan tempur dengan jenis pesawat A-4 Sky Hawk kemudian beriring jalannya waktu mengguankan pesawat Hawk 100/200. Tugas baru yang diemban yakni menjadi "Dirjiannatradops" di SESKO AU. Sedangkan Kolonel Penerbang Nanang Santoso merupakan alumnus AAU 1987 yang bergelut di pesawat F-5 TIGER, Jabatan sebelumnya yakni sebagai Kepala Dinas Operasi Pangkalan TNI AU Iswahyudi yang teletak di maospati jawa timur.
Tugas yang diemban sebagai Danlanud Pekanbaru bukalah hal yang mudah dan ringan,

Selain bertanggung jawab secara personil organik lanud, danlanud juga bertanggung jawab terhadap kedaulatan udara di wilayah barat. Betapa tidak, sebesar pulau Sumatra dan perbatasan negara Indonesia dengan malaysia-singapura Pangkalan yang mengamankan yang memiliki ALUTSISTA UDARA hanya Lanud Pekanbaru dengan pesawa Hawk 100/200 nya.Maka dari itu keamanan wilayah udara ini ada dalam genggaman Danlanud Pekanbaru.
Serah terima jabatan ini merupakan regenerasi pimpinan pangkalan yang memiliki tanggung jawab yang tidak sedikit.Semoga Keaman wilayah akan tetap terjaga bagi bumi pertiwi.
Kami mengucapkan SELAMAT DATANG kepada Kolonel Penerbang Nanang Santoso dalam melaksanakan tugas di Lanud Pekanbaru, dan kepada Kolonel Penerbang Dody Trisunu kami ucapkan rasa terima kasih atap kepemimpinannya selama menjadi Komandan Pangkalan TNI AU Pekanbaru, SELAMAT JALAN semoga tetap sukses dalam melaksanakan tugas yang baru...

Selengkapnya...

Rabu, 14 Oktober 2009

Latihan Bersama TNI AU dengan RSAF


Latihan bersama Manyar Indopura II-09, Pesawat Heli EC 120 B Colibri dilaksankan di Pangkalan TNI AU Pekanbaru telah dilaksankan pada tanggal 12 s.d 27 Agustus 2009. Kegiatan ini dilaksankan dalam rangka untuk meningkatkan kemampuan unsur SAR dalam operasi pertahanan udara. Kegiatan yagn dilaksankan mencakup kegiatan familiarisasi, formasi, Searching dan evakuasi medis di training area lanud pekanbaru.


Personil yang terlibat di TNI AU yakni 3 penerbang serta 2 tekhnisi, dan alhamdulillah kegiatan latihan bersama EC 120 B Colibri yang kedua kalinya ini terlaksana dengan aman dan lancar.
Selengkapnya...

Kamis, 08 Oktober 2009

Enak Mana Jadi Pilot TNI atau Jadi DPR ?

Suatu hari saya membaca artikel di multyply yang diterbitkan setelah sebuah pesawat puma yang sedang tgest flight mengalami kecelakaan yang menelan korban jiwa. Ditulisan itu mengatakan bahwa "JANGAN JADI PILOT TNI AU MENDINGAN JADI DPR !", kadang tulisan ini mengelitik dan kadang tulisan ini juga membuatnhati ini mengatakan "YA" dan kadang menjadi bingung. di suatu sisi bagi yang merasakan secara langsung (pelaksana) mungkin berpendapat bahwa hal tersebut benar dirasakan KETIMPANG/JOMPLANG diantara dua profesi ini(untuk saat ini). Betapa tidak, antara tugas, resiko dan bayaran yang mereka terima.

Ini baru pendapat saya, mungkin ada pendapat lain yang mengatakan lain....apalagi kondisi sekarang, kemampuan dan keberadaan pesawat di tni au makin menurun, sedangkan kebutuhan jam terbang untuk seorang pilot harus terpenuhi, lantas mau terbang menggunakan apa????
Ya alhamdulillah juga tuh, KASAU ada wacana untuk memberdayakan pilot tni au di perusahaan sipil (Garuda Indonesia) yang artikelnya saya baca di "WWW.DEPHAN.CO.ID" KLIK DISINI. Serta pernyataan Marskal TNI Soebandrio pada tanggal 21 Agustus 2009 bahwa sejumlah penerbang TNI AU siap dikerjasamakan dan terbang dengan armada PT Garuda Indonesia. Tapi sayang yang di KSO-kan (Kerja Sama Operasi) baru pilot boing, bagaimana dengan pilot tempur dan helikopter? (selain garuda kan banyak juga sepert
ATS,NUH, PELITA dll).Karena selain bisa mempertahankan skill pilot itu sendiri dan mungkin ada uang tambahan juga tuh selain gaji.... lumayan...
Memang namanya juga militer harus mengabdi demi bangsa dan negara ini tanpa pamrih,tapi kan ada perbedaan yang mencolok? okeylah jika semua orang mungkin selain tentara (termasuk DPR), negara ini insya allah akan maju. Kondisi sekarang bukan maju malah mundur dech...
bodo-bodoannya kalo pilot itu salah dikit resikonya mati, kalo dpr itu salah dikit resikonya tinggal tips ex and ketik ulang.sedangkan pendapatan 1 tahun pilot tni sama aja dengan dpr 1 bulan. Nah kesimpulannya enak mana jadi PILOT TNI ama DPR?
BERTIA TERKAIT:
1.www.dephan.co.id
2.berta hankam.blogspot.com
3.Jangan jadi PIlot TNI AU
4.www.surya.co.id
Selengkapnya...

Selasa, 29 September 2009

Terbang Solo Pertama Dengan Bell 47 G Soloy


Konversi Pengenalan Terbang Pesawat Helikopter atau biasa disingkat dengan KPTPH di indonesia bagi penerbang militer dilaksankan di Skadron Udara 7 yang terletak di Pangkalan TNI AU Kalijati, pada saat ini sudah memasuki angkatan ke-12. Ada 7 siswa yang melaksanakan konversi ini diantaranya Yakni :
1. Letnan Nodhi Bayu
2. Letnan Wahyu Rahmat
3. Letnan Hariko Pesfuci
4. Letnan Arya
5. Letnan Ahmad Budiono
6. Letnan Triwanto
7. Letnan Kadeck
Alhamdulillah setelah sekian lama terbang karena kesiapan pesawat yang begitu mepet akhirnya letnan Nodhi yang dibesarkan di daerah Gunung Kidul dan menjabat sebagai Ketua Senat KPTPH pada hari jumat tanggal 25 September 2009 bisa melaksanakan terbang solo pertama kali dengan menggunakan pesawat latih helikopter Bell 47 G Soloy, yang sebelumnya melkasankan terbang Check dengan Komandan Skadron Udara 7 Letkol Penerbang Sri Duto (Chopper 64).

Letnan Nodhi Bayu Laksono merupakan kelahiran 1985, sebagai anak pertama dari 2 bersaudara, lulusan SMA 1 Wonosari 2003 dan lulusan AAU 2007, lulusan Sekolah Penerbang ke-78.
Tak pernah diduga dan disangka saat melaksanakan terbang solo, tiba-tiba warnng light engine chip menyala. dengan segera melaksanakan landing darurat di ujung landasan.... alhamdulillah tidak ada kejadian yang begitu berarti....

Sungguh kejadian luar biasa saat melaksanakan terbang solo ada incident seperti itu.... bagi para penerbang, tekhnisi, pendukung lain agar lebih alert lagi. Karena pesawat kita bukan pesawat yang tergolong tua, tetapi tergolong sepuh....

Selengkapnya...

Kamis, 17 September 2009

Pesawat Latih TNI AU Jatuh...


Sebuah pesawat latih jatuh di Desa Jati, Kecamatan Sumberlawang, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Belum diketahui nasib awak pesawatnya.

Pesawat ini jatuh sekitar pukul 11.00 WIB, Kamis (17/9/2009). Pesawat yang jatuh di Dukuh Grontok, Desa Jati, Kecamatan Sumberlawang, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah adalah pesawat latih TNI AU.

Sampai berita ini saya tulis, belum diketahui kondisi terakhir dari pilot maupun kondisi dari alutsista tersebut

Selengkapnya...

Selasa, 15 September 2009

Gaji Pilot Itu Kecil...atau Besar sih????


Bicara soal gaji saranya agak sedikit sungkan... tapi sebagai gambaran saja jika anda mempunyai anak dan ingin memberikan yang terbaik dengan mengarahkan sejak kecil untuk ke jenjang yang akan mendukung ke masa depan yang gemilang. Pekerjaan yang masih menjanjikan hingga saat ini selain bergengsi juga menggiurkan yakni menjadi pilot atau penerbang.... Orang mungkin mengira gaji seorang pilot kurang menguntungkan... tapi menurut saya lumayan lah.... berikut ini link yang berhubungan dengan gaji seorang pilot atau penerbang
Gaji pilot pesawat komersil
Gaji pilot kontroversi
Perbandingan gaji pilot


Trus bagaimana dengan gaji pilot di lingkungan muliter?
Selengkapnya...

Selasa, 08 September 2009

Autorotation Power Recovery EC 120B Colibri


Saat melaksanakan latiha emergency autototation dengan power recovery

hal yang perlu dilaksanakan adalah Speed Vy (65 kts), NR maintai di Green atau kita bisa maintain di kurang lebih 400 rpm, usahakan ball center, dan pada ketinggian 500 feet AGL power kita open lagi dalam melaksanakan power recovery, kemudian pada ketinggian 75 feet AGL laksanakan flare out dan 15 feet level kan pesawat gunakan running landing

Selengkapnya...

Darat Udah, Udara Udah... Sekarang Laut


Ironis memang...Bagaimana ngak ya? Disaat negara ini banyak rongrongan dari negara luar, dan kemungkinan kemungkinan proses perdamaian selain negosiasi dalam artian perang... prajurit kita malah kalah dalam kondisi BUKAN PERANG. Pasawat TNI AL nomad 837 jatuh di kalimantan timur.........


Anehnya kok ada penumpang sipil ya?... memang mungkin salah juga kalo sesuai prosedur kenapa captain pilot bawa penumpang sipil, tapi apakah itu semata-mata kesalahan captain? Kok bisa ya dia bawa penumpang itu? Apakah mencari bayaran?
nah inilah yang harus di singkab KENAPA???? MUNGKI gajinya ga mencukupi untuk kebutuhan sehingga dia harus mencari uang tambahan... maaf bukan berarti pernyataan ini menyatakan bahwa pilot TNI mata duitan. tapi bisa kita bandingkan gaji yang diterima pekerjaan di militer yang mengancam nyawa dengan gaji pekerjaan militer yang mungkin mengancam kesalah ketik sama saja kok....apalagi jika dibandingkan dengan pilot sipil donk... bagaikan bumi dan langit
Selengkapnya...

Jumat, 04 September 2009

Sekolah Penerbang Angkatan ke-68


Lulusan Akademi Angkatan Udara tahun 2002 sebanyak 143 personil, kemudian dilaksanakan test kesehatan di Lembaga Kesehatan Penerbangan dan Ruang Angkasa(LAKESPRA) SARYANTO di Jakarta, maka diambil sebanyak 50 personil untuk melaksankan Aptitute Test dengan menggunakan pesawat As 202 Bravo. Sebenarnya banyak yang memenuhi syarat, tetapi karena keterbatasan slot maka yang diikutkan test sebanyak 50 orang. Dari hasil yang dilaksanakan diambil sebanyak 25 orang untuk mengikuti Sekolah Penerbang di Lanud Adisutjipto. Pendidikan dimulai tahun 2003 awal hingga 2004 pertengahan... Alhamdulillah dari 25 yang gagal hanya 1 orang setelah melewati terbang solo, sehingga yang lulus tinggal 24 orang. Berikut daftar penerbang lulusan AAU 2002 :
1. Dodik Suprianto (Penerbang C-130 Hercules)
2. Agus Dwi Aryanto (Penerbang F-16 Falcon)
3. Fardinal Umar malay (Penerbang Hawk 100-200)
4. M. Amry taufany (Penerbang Hawk 100-200)
5. Firmandes pasaribu (Penerbang Twin Pack/Super Puma)
6. Akhmad Mauludin Mulyono (Penerbang Twin Pack/Super Puma)
7. Zulhamidi Lubis (Penerbang Puma)
8. Ruly Surya Sadeli (Penerbang Puma)
9. Gusti Ngurah Sorga Laksana (Penerbang Sukhoi)
10. Andi Andre Mapakaya Asaad (Penerbang Boing)
11. Sunar Adi Wibawa (Penerbang VIP Foker)
12. Ferdinand Liber Zoni Pasaribu (Penerbang C-130 Hercules)Alm
13. Iwan Setiawan (Penerbang Bell 47G Soloy/EC 120B Colibri
14. Irdhian Krisnayogi (Penrbang Bell 47G Soloy/EC 120B Colibri)
15. Muhammad Arif (Penerbang Cassa)
16. Selamet Suhartono (Penerbang Cassa)
17. Miftahul Chan (penerbang C-130 Hercules)
18. Heru Wardhana (Penerbang OV-10 Bronco/C-130 Hercules)
19. Dharma Tolofan Gultom (Penerbang Mk-53 Hawk)
20. Anjoe Manik (Penerbang C-130 Hercules)
21. Pontianus Agung (Penerbang VIP Super Puma)
22. Media Asmajaya (Penerbang CN 235/Foker 27)
23. Donny Eko Prayogo (Penerbang Foker 27/CN 235)
24. Ferrel Rigonald (Penerbang F-5 tiger)
aku juga nulisnya lupa-lupa ingat heheheh... nga susunan siera number ya..kalo salah dikoreksi aja ya....
diantaranya ada yang banyak terbang ada yang sedang-sedang saja dan ada yang susah buat terbang karena keterbatasan alutsista. Tapi enak katanya ada celoteh yang menyatakan bahwa "makin banyak kita kerja justru makin bodoh?" kok bisa ya?...Mungkin karena ga pernah disekolahin kali ya?


Selengkapnya...

Sabtu, 13 Juni 2009

Tanggung Jawab

Bukan budaya negara kita seandainya ada suatu peristiwa yang terjadi apapun itu ada yang mengatakan bahwa "Saya yang Bertanggung Jawab".misalnya adanya kasus bom,demontrasi yang anarkis atau bahkan kecelakaan baik civil maupun pesawat militer.
Seluruh negeri ini tahu bahwa belakangan ini berturut-turut terjadinya pesawat jatuh. Tapi sampai detik ini belum ada satu pun yang menyatakan tanggung jawab.

Yang paling
gampang adalah mencari kambing hitam, apalagi yang dijadikan adalah operatornya (yang mengoperasikanatau lebih elit lagi yakni human error). Memponisnya pun mudah dan praktis, tidak bertele2, tidak berantai, tidak akan protes, dan kasusnya dinyatakan tamat sampai disitu.
Tentu berbeda dengan aspek manajemen, akam kopleks sekali belum setiap orang akan mengelak, dan yang terjadi akan saling lempar tangan.memang ironis, disaat tidak terjadi kecelakaan maka tangan itu akan berebut tapi disaat terjadi kecelakaan maka tangan ini entah kemana?
mungkinkah yang bertanggung jawab atas terjadinya kecelakaanakhir2 ini adalah operator? Pengawas? komandan satuan?pendukung? satuan pemeliharaan?para petinggi?atau bahkan kepa staf?atau mungkin panglima dan berujung president?siapapun itu ....entahlah tentunya untuk mengtakan bahwa "saya yang bertanggung jawab" merupakan kalimat yang berat untuk kita ucapkan.semoga aja tidak

Selengkapnya...

Jumat, 12 Juni 2009

Giliran Helikopter TNI AU Yang Jatuh


Giliran ???? kaya jabatan aja ya...tapi itulah kenyataanya, baru saja terjadi jatuh nya helikopter Puma milik Skadron udara 8,puma dengan H-3306 yang tengah melaksankan Test Flight di lanud Atang sajaya bogor mengalami crash.... ya allah kok kenapa ini terjadi?
yang lebih mencengangkan lagi adalah copilot itu lettu penerbang wisnu (adik asuhku)dengan captain pilot mayor penerbang sobiq.
sampai saat ini belum diketahui selanjutnya...

kita doakan aja semoga seluruh crew dalam keadaan selamat amin....
ya allah sampai kapan berita-berita seperti ini akan saya tulis dengan jariku?
padahal baru saja aku menulis tentang anggaran yang dijanjikan SBY untuk alutsista...ironis ya
Selengkapnya...

Anggaran TNI Akan Diperbesar

Bapak Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan bahwa anggaran untuk alutsista Tni akan ditambahkan....alhamdulillah...semoga aja iya, karena bagi orang yang mengawaki akn merasa tenang kalo saja lutsista kita kondisinya bagus-bagus iya kan?

tapi harusnya si ditambahin juga tuh kata-kata Pak SBY-nya. "Agar dananya diawasi benar-benar digunakan untuk alutsista"

Jangan sampai aca celotehan yang menyatakn bahwa berapapun dana yang dikeluarkan, kesipan alutsista ya akan segitu-itu aja...wah bisa bahaya tuh baik bagi prajurit atau pun pihak-pihak terakit....bagi yang merasa terkait si....
Idealnya si kalo liat di filmfilm action luar negeri yang menggunakan profesi militer sepertinya ideal sekali kan....para panglima perang dan jendral-jendral ataupun bintang -bintangnya benar-benar memikirkan strategi untuk menghancurkan lawan, bukan memikirkan kelaikan alutsista atau kekayaan pribadi....mungkin pemerintah harus memikirkan itu juga kali ya, jangan sampai pemerintah hanya menyalahkan orang-orang militernya saja baik yang mengawaki ataupun yang mengendalikannya....

Selengkapnya...

Senin, 08 Juni 2009

Kecelakann Pesawat Terjadi Lagi di Cianjur


Sore ini pulang ngantor di husein baru aja selesai test flight hl-1203 (helikopter buatan francis itu) dan alhamdulillah hasilnya udah bagus dilanjutkan dengan swing kompas besok.... tapi aku tercengang saat ada temenku yang dinas di sukabumi menanyakan apakah ada misi ke daerah cianjur? aku bilang ga ada tuh emang ada apa? trus dia bilang ada info jatuh satu pesawat helikopter di daerah cianjur selatan... aduh hati mulai gusar lagi deh.... astagfirullah semoga aja berita itu salah dan jika benar semoga semua crew selamat amain....

kpt hadi sebagai pilotnya info awal lost contact dengan tower saat berangkat dari ciwidey menuju batu jajar 2 meninggal 1 luka bakar.hingga aku menulis sore ini aku belum tau lebih jelas kisah lanjutannya..
Selengkapnya...

Sabtu, 23 Mei 2009

Kecelakaan Itu Terjadi Lagi


Saat itu aku sedang ikuti briefing pagi rutin di lanud adi sucipto, suasana normal, beberapa saat kemudian pimpinan briefing banyk sekali menerima telephone.... dan saat itu juga kami mendengan pesawat yang berbadan besar c 130 hercules dengan Tail Number 1325 mengalami musibah kecelakaan dan informasinya terbakar.... ya Alloh kok ada lagi musibah di TNi AU hatiku berkata begitu....
aku langsung menghubungi teman satu angkatan ku di madiun dan personel stby SAR lanud Iswahyudi untuk mengkonfirmasi....dan ternyata benar...temanku sedang menuju ke lokasi dan katanya pesawat telah tebakar...aku cari tau siapa aja si crew nya?
yang lebih mencengangkan adalah salah sati co pilotnya adalah teman sekolah penerbang 1 (satu) angkatan ku.... Lettu Penerbang Ferdinand Liberzon Pasaribu....ada rasa tidak percaya, tapi tiu yang terjadi


info awal yang aku dapat adalah crew dengan Captain Pilot mayor pnb Danu, co pilot kapten pnb younan, dan co pilot lettu pnb liber serta ada pangkosek 4 marsma harsono.
ini telah terjadi dan kita tidak tau sipa yang salah, mungkin bisa saja karena cuaca kah, trouble dengan pesawatnya kah (walau memang dinyatakan laik, apa tidak menutup kemungkinan itu akan trouble kan?), sistem kah atau bahkan yang paling gampang adalah human eror yang mudah untuk dijadikan kambing hitamnya.

udah bukan lagi menjadi rahasia umum bahwa keterbatasn segala hal dalam menyangkut perawatan alutsista sangat minimalis, mungkin karena di indonesia masih berfikir bahwa masih kurang bergunakah tni, mungkin juga karena banyaknya korupsi sehigga bertubi-tubi (sudah dananya kecil dikorupsi lagi, atau mungin sistem yang salah ? aku juga belum begitu tahu mendalam, aku baru tau kulitnya saja....atau mungkin tambah tau akan tambah merasa risih?
wah makin banyak bicara nanti malah makin banyak yang salh ... cukup dulu deh ntar lanjut aja.....
Selengkapnya...

Rabu, 22 April 2009

Pergantian Komandan Lanud Suryadarma Kalijati


kolonel Penerbang Ras Rendro Bowo Sukmono selaku komandan pangkalan tni au suryadarma hari ini melaksanakan serah terima jabatan kepada Kolonel Penerbang Widiantoro.....Upacara yang dilaksanakan di Shelter Pesawat helikopter skadron udara 7 kalijati ini berjalan dengan lancar yang di inspekturi oleh pangkoops au I marsekal muda tni imam supaat.
setelah melaksankan upacara sertijab dilanjutkan dengan pergantian ketua pia ardhia garini cabang lanud suryadarma dan dilanjutkan dengan kenal pamit yang diselenggarakan di dalam hanggar pesawat colibri skadron udara

7.
kolonel penerbang widiantoro yang sebelumnya bertugas di SPAM HUBLU dahulunya pernah menjabat komandan skadron udara 7 pada tahun 2000-2002, dan kolonel penerbang ras rendro bowo sukmono pindah tugas di MABES AU sebagai PABAN II/BINTEMAN SPERSAU.
semoga dengan pergantian jabatan ini, pangkalan tni au suryadarma akan lebih meningkatkan citra dan kinerja yang telah berjalan atau minimal mempertahankan yang telah berkembang selama ini sebagai wujud profesionalisme tni au.
dan semoga kolonel penerbang ras rendro akan lebih baik dan maju di tempat yang baru.
kami ucapkan selamat datang kolonel penerbang widiantoro dan selamat jalan serta ucapan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada kolonel penerbang ras rendro yang telah memberikan ilmu, pengalaman, pembinaan, serta segala hal yang membuat kami dan lanud ini berubah ke arah yang lebih baik.... jaya lanud suryadarma


Selengkapnya...

Senin, 06 April 2009

Pesawat Fokker TNI Jatuh


Saksi: Sebelum Jatuh, Fokker Tabrak Hanggar PT DI
Ken Yunita - detikNews
Jakarta - Sebuah pesawat TNI jenis Fokker jatuh di Bandara Hussein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat, pukul 13.45 WIB. Sebelum jatuh, pesawat itu menabrak hanggar PT Dirgantara Indonesia.
"Tadi tabrak hanggar sebelum jatuh. Saya lihat langsung," kata Firman kepada detikcom pukul 13.45 WIB. Firman adalah salah satu karyawan IPTN Dirgantara. Gedung IPTN berseberangan dengan Bandara Hussein Sastranegara. Menurut Firman, pesawat itu jatuh sekitar pukul 12.30 WIB. Belum diketahui apakah ada korban jiwa atau tidak.
Belum diketahui tipe pesawat Fokker itu. Namun diduga jenis F27.


Selengkapnya...